penkom-mail merge dan auto text

September 29th, 2013

Penerapan Komputer  
Nama  : Mochamad Afif Azhar
NIM   : D14110051  

Terdapat beberapa hal yang dipelajari pada praktikum penkom. Hal yang dipelajari salah satunya adalah perangkat lunak (software) Microsoft word. Microsoft merupakan perangkat lunak pengolah kata. Ms word memiliki program-program untuk memudahkan user dalam mengolah kata. Diantara program-program tersebut adalah Mail merge dan auto text.  

MAIL MERGE   Mail merge dalam Ms word adalah program yang memudahkan user untuk membuat surat. Cara menggunakannya adalah dengan cara buka menu Mailings–> Start mail merge –> step by step mail merge wizzard –> pada step 1 pilih jenis document –> next –> step 2: use the current document–> next –> step 3: membuat penerima –> pilih type a new list –> isi data penerima surat –> ok –> save data–> next –> step 4 :tulis surat, surat bisa ditujukan kepada siapa saja yang telah masuk ke dalam daftar penerima secara otomatis–> next –> step 5 : priview surat–> print.  

AUTO TEXT  

Auto text salah satu program dalam Ms Word yang memudahkan user untuk menyelesaikan pengetikkan seperti pengetikkan surat. Melalui program ini user dapat membuat surat yang berbeda isinya untuk penerima yang sama. Cara menggunakannya adalah: Blok tulisan yang akan dijadikan template –> kemudian klik menu insert–> pilih quick parts–> save selection–>pilih template.

tugas penkom 3

September 22nd, 2013

1. Bagaimanakah cara kerja ZIP/Rar agar bisa mengecilkan ukuran file?
File yang mengalami proses compress akan menjadi kecil ukuran file-nya. Hal ini dikarenakan mengalami peringkasan kode. Misalkan suatu file memiliki algoritma AAAAAAAABBCCCCDDDDDD, maka ketika sudah mengalami proses compress akan menjadi 8A2B4C6D.

2. Langkah untuk compress file?
klik kanan file–>pilih add to archieve..–>muncul dialog box–>ok

tugas Penkom 2

September 14th, 2013

My Notebook

System: Microsoft Windows XP,Home Edition,version 2002 (services pack 3)

Manufactured by Haier

Genuine intel (R), CPU N270 @1.60 GHz, 0.99 GB of RAM

Menjadi Aktor Bersama PPSDMS

September 8th, 2013

Suatu kebahagiaan bagi saya diberikan kesempatan oleh Allah untuk bisa menjelajahi bumi Allah bagian yang lain.  Luar biasa takjub dan haru bisa melihat kekuasaan Allah di Tanah Formosan.  Bersyukur atas takdir yang Allah gariskan kepada saya.  Sebenarnya tidak pernah terpikir sama sekali untuk bisa menapaki kaki di negeri Formosan.  Taiwan memang bukanlah nama negara yang masuk daftar kunjungan saya.  Tetapi bagaimanapun menjejakkan kaki di tanah  Formosan sudah menjadi hal yang tak bisa dihindari. Allah sudah merancangnya masuk ke dalam salah satu episode kehidupan saya.  

Keberadaan saya di negeri formosan kala itu dalam rangka melakoni suatu episode kehidupan.  Sebuah episode kehidupan yang berjudul “faidza Azzamta, fatawakkal ‘Alallah.” Judul episode yang juga tercantum sebagai firmannya di dalam pedoman hidup kita, Al-qur’an Al-kariim. Episode ini mengharuskan saya untuk bisa berperan layaknya orang -orang shalih terdahulu, orang yang selalu menyerahkan dirinya (tawakkal) kepada Allah dalam hal apapun.  Sebagaimana para ksatria Badar yang secara penuh menyerahkan dirinya kepada Allah dalam menghadapi pasukan Kafir Quraisy dalam peperangan badar yang dahsyat.  

Episode kehidupan saya bermula dari salah satu program pembinaan PPSDMS.  suatu program pembinaan bernama Kajian Islam Kontemporer (KIK).  Ada satu ilmu berharga yang saya dapatkan dari Bang Ichsan selaku pemateri saat itu-Alhamdulillah ilmunya berkah.- Saya cukup tersentak ketika Bang Ichsan menyampaikan tentang pentingnya bertawakkal kepada Allah.  Kala itu saya tersadar bahwa sesungguhnya tawakkal merupakan kunci dari keberhasilan serta kebahagiaan dalam kehidupan seseorang.  Tanpa adanya tawakkal kepada Allah, kita hanya akan merasa sengsara dan berat menjalani hidup.  Keangkuhan dunia tidaklah sebanding dengan kekuatan kita sebagai makhluk Allah yang lemah.   Sang teladan terbaik pun mengajarkan kepada kita untuk selalu bertawakkal atau berserah diri kepada Allah sebelum melakukan apapun.  Rasul sang teladan mencontohkon Lewat doa yang biasa dilafalkannya setiap kali meninggalkan rumah.  Doa yang dibaca sebelum beraktivitasnya selalu berupa penyerahan diri kepada Allah.  Begitu pun Rasul contohkan dalam perang Badar yang maha dahsyat.  Pasukan muslim yang berjumlah 300 orang harus menghadapi pasukan Kaum Kafir Quraisy yang berjumlah 1000 orang.  Keadaan yang sangat tidak berimbang.  jika dilihat di atas Kertas maka mustahil bagi kaum muslim untuk memenangkan peperangan.  Tapi yang terjadi justru sebaliknya , atas Izin dan pertolongan dari Allah,Rasul beserta pasukan berhasil memenangkan perang secara telak.  Allah memberikan Kekuatan luar biasa dan pertolongan berupa prajurit Langit kepada Kaum Muslim setelah mereka benar-benar menyerahkan diri Kepada Allah di awal perang.   Seperti itulah yang seharusnya kita lakukan.  Jika Allah menghendaki, apapun akan mudah diraih Ketika sudah bertawakkal. Apalagi hanya untuk meraih nilai bagus saat ujian Semester atau berprestasi sebagai mahasiswa.  

Semenjak itu kata tawakkal selalu hadir dalam pikiran saya.  Perlahan Kata Tawakkal semakin menyatu hingga menjelma di setiap tindakan dalam kehidupan saya.  Beruntung bisa mendapatkan ilmu ini.  Hidup terasa lebih nyaman dan tentram di bawah kekuasaanya.  “Hadiah” ini sungguh datang di saat yang tepat.  Keadaan saya saat itu memang berada dalam keterpurukan yang berlarut. Akibat memaksakan fitrah Saya sebagai manusia yang penuh keterbatasan untuk mencapai semua impian tanpa melibatkan Allah.  Allah memang memberikan yang terbaik bagi hambanya.  Apa yang dibutuhkan hambanya, maka Itulah yang diberikannya.  

kisah saya dalam episode ini berlanjut setelah Evaluasi Semester I PPSDMS. evaluasi yang tidak begitu menyenangkan.  Banyak hal yang harus saya perbaiki. Status lulus bersyarat pun saya dapatkan.  Cukup menjadi beban pikiran bagi saya, mau tidak mau revolusi Pola pikir dan kebiasaan harus segera dilakukan untuk menyesuaikan dengan sistem.  Salah satu pola pikir yang harus diubah adalah pola pikir saya untuk bisa berprestasi secara akademik.  selama ini saya hanya sibuk mengejar prestasi-prestasi yang “tidak tampak” dan mengabaikan untuk mencapai prestasi lainnya.  Semua itu harus bisa Segera dirubah agar bisa tetap bertahan dalam lingkungan yang kondusif.  Tekanan beban pun cukup bertambah atas desakan Bang Bachtiar selaku pembimbing PPSDMS dalam program TPD,  untuk bisa pergi keluar negeri.   Tidak banyak waktu yang tersedia untuk pembuktian.  Pada waktu yang terbatas itulah saya harus membuktikan bahwa Saya bisa berprestasi dan bisa pergi  keluar negeri.  Cukup bingung tentunya, apalagi menargetkan untuk bisa berprestasi di luar Negeri adalah pertama kali bagi saya.  Saya Sama sekali tidak mengetahui caranya, semua masih tampak gelap.  Seakan-akan Keluar negeri adalah hal yang mustahil.  Tapi untunglah keyakinan dengan Tawakkal ‘Alallah tidak pernah hilang.  Ketika itu juga saya berazam untuk bisa Keluar negeri, dan menyerahkan semuanya kepada Allah.  

Setelah beberapa waktu, suatu ketika saya didatangi oleh kakak tingkat. Saya diajak untuk membuat Paper dan mengikuti Conference di Taiwan.  Sambil sedikit takjub karena tidak menyangka begitu cepatnya Allah memenuhi azzam saya, saya terima ajakan tersebut tanpa ragu sedikit pun.  Rasa Optimis bisa berprestasi dan bisa keluar negeri mulai tumbuh.   Seraya bertawakkal dan berusaha semua dikerjakan sebaik mungkin.  Atas izin Allah dapat diselesaikan dengan baik.
 
Singkat Cerita Paper Saya dan kakak tingkat Saya diterima, kami diundang Ke Taiwan untuk mempresentasikan paper dihadapan peserta conference lainnya.  Sangat senang, karena hanya beberapa langkah lagi untuk bisa memenuhi azzam Saya.  Tapi Allah sepertinya masih menguji kesetiaan saya untuk tetap berserah diri padaNya.  Sudah tiga hari menjelang keberangkatan belum juga ada kepastian dana untuk berangkat.  Panik sudah pasti, tapi KembaIi saya mencoba berserah diri kepada Allah.  Pun begitu kakak Tingkat Saya.  Semakin berserah Semakin tenang dan optimis.  Diiringi dengan usaha Maksimal, akhirnya dana belasan juta yang diperlukan berada dalam genggaman. Maha Suci Allah Sang Maha Kaya, Azzam Saya dapat terlaksana.  Saya bisa berangkat ke Taiwan,  mengambil banyak hikmah di sana dan menorehkan prestasi bagi Saya meski belum bisa menjadi yang terbaik.  

Begitulah Episode Kehidupan saya yang berjudul “Faidza Azzamta Fatawakkal ‘Alallah.”  Episode Kehidupan yang penuh makna. Saya bersyukur PPSDMS telah mengantarkan saya untuk bisa menjadi aktor yang  melakoni Sebuah Episode kehidupan tersebut. Saya akan terus menyerahkan kepada Allah peran apa yang harus dijalankan pada Episode Kehidupan Selanjutnya.

Postingan perdana [lagi]

Clubroot is the most destructive disease on crucifers in Indonesia. The existing control measures, include biological control do not provide satisfactory result. The objective of the study was to explore endophytic fungi of grasses, sedge, and bamboo rhizosperic soils, which can suppress clubroot disease caused by Plasmodiophora brassicae Wor. in broccoli.

 

Read the rest of this entry »

Assalamua’alaykum…

September 26th, 2011

TPB! BISA!!!

Hello world!

September 26th, 2011

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!